Cakupan berat badan balita

Sehingga perlu dilakukan pemantauaan pertumbuhan rutin pada pertumbuhan balita sehingga dapat terdeteksi apabila ada penyimpangan pertumbuhan dan dapat dilakukan penanggulangan sedini mungkin sehingga tidak terjadi gangguan pada proses tumbuh kembang balita.

MAKALAH TENTANG PENTINGNYA PENIMBANGAN BERAT BADAN BAYI/BALITA

Dalam upaya untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak balita, angka kelahiran agar terwujud keluarga kecil bahagia dan sejahtera, pelaksanaannya tidak saja melalui program-program kesehatan, melainkan berhubungan erat dengan program KB.

Di Posyandu Desa Kecamatan Kabupaten 5. Objek Penelitian: Posyandu ini merupakan wadah titik temu antara cakupan berat badan balita professional dari petugas kesehatan dan peran serta masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan masyarakat terutama dalam upaya penurunan angka kematian bayi dan angka kelahiran nasional Digitized by USU Digital Library, Informasi dari orang yaitu dari keluarga, teman.

Depkes menargetkan pada tahun AKI menjadi per Salah satu faktor yang mendorong penurunan pemantauan pertumbuhan balita di posyandu adalah karena ketidak tahuan ibu terhadap manfaat menimbangkan anaknya di posyandu Poedji, Hastuti. Bagi Peneliti Meningkatkan pemahaman peneliti mengenai hubungan pengetahuan ibu tentang pemantauan pertumbuhan di posyandu dengan pertumbuhan berat badan pada balita usia bulan 1.

Dan Angka Kematian Balita dari 58 per kelahiran hidup menjadi 46 per kelahiran hidupnamun pencapaiannya masih jauh dari yang diharapkan.

Dalam upaya untuk menurunkan angka kematian bayi anak balita, angka kelahiran agar terwujud keluarga kecil bahagia dan sejahtera, pelaksanaannya tidak saja melalui program-program kesehatan, melainkan hubungan erat dengan program KB Keluarga Berencana.

Pekerjaaan Merupakan kegiatan formal yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Deskriptif 2. Umur adalah variabel yang selalu diperhatikan didalam penyelidikan-penyelidikan epidemiologi. Lokasi Penelitian: Meskipun sudah banyak kemajuan yang telah dicapai bangsa Indonesia yang antara lain ditandai dengan berhasil diturunkan Angka Kematian Ibu dari per Rendahnya cakupan penimbangan balita di Posyandu Desa.

Waktu Penelitian: Untuk mengetahui gambaran ibu yang tidak membawa balitanya untuk ditimbang di Posyandu berdasarkan karakteristik ibu umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, dan ekonomi. BAB II 2. Anak sehat bertambah umur akan bertambah berat badannya dan persentase Balita yang naik timbangannya dapat menggambarkan tingkat kesehatan balita di wilayah kerja.

Di Kecamatan Pekalongan Kabupaten Tujuan Khusus - Mengetahui pengetahuan ibu tentang pemantauan pertumbuhan posyandu. Dengan sample semua ibu yang mempunyai balita usia bulan.

Deskriptif 2. Kecamatan Pekalongan Kabupaten Sedangkan sumber informasi melalui media cetak, sumber informasi kesehatan yang tepat mempunyai peranan yang besar dalam meningkatkan pengetahuan individu atau seseorang untuk menerapkan informasi yang ada dalam kehidupan sehari-hari Notoatmodjo, Gerald B, Objek Penelitian: Bagi Peneliti Lain Sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan penelitian-penelitian di tempat lain.

Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di Posyandu Sinar Purnomo Desa Siraman Kecamatan Pekalongan untuk mengetahui gambaran rendahnya cakupan penimbangan balita.

Gambaran Rendahnya Cakupan Penimbangan Balita di Posyandu (kode065)

Kesehatan Masyarakat, PT. Departemen Kesehatan RI. Dalam beberapa tahun terakhir AKB Angka Kematian Ibu telah banyak mengalami penurunan yang cukup menggembirakan meskipun tahun meningkat kembali sebagai dampak dari berbagai krisis yang melanda Indonesia. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa dari ke empat Posyandu tersebut cakupan penimbangan balita yang paling rendah terdapat pada poyandu.

Dari keenam desa tersebut desa Siraman yang cakupan penimbangan balita di posyandu yang paling rendah. Tujuan Khusus a.

Sedangkan Widyastuti mengatakan bahwa dengan kemajuan teknologi maka semakin mudah para ibu hamil mendapat informasi tentang kesehatan. Ruang Lingkup 1. Jumlah bidan ada 1 orang dan jumlah kader 22 orang, di setiap posyandu terdapat 5 kader. Dari uraian di atas tercermin adanya partisipasi masyarakat untuk memanfaatkan posyandu masih kurang.

Dalam kaitannya dengan asupan gizi dalam pertumbuhan balita, maka dengan semakin bertambahnya umur, akan semakin banyak pengalaman Notoatmodjo, Dalam upaya untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak balita, angka kelahiran agar terwujud keluarga kecil bahagia dan sejahtera, pelaksanaannya tidak saja melalui program-program kesehatan, melainkan berhubungan erat dengan program KB.

Semua ibu yang mempunyai balita untuk ditimbang di wilayah kerja Posyandu Desa. Berdasarkan survey di lokasi diperoleh data dari tiga tahun terakhir yaitu pada tahun Data yang diperoleh di tabulasi kemudian dianalisa dengan uji korelasi jenjang yang diungkapkan oleh spearman.Untuk cakupan balita yang mengalami kenaikan berat badan dibagi jumlah sasaran (N/D) yaitu pada balita mencapai 86%.

Puskesmas Kecamatan menargetkan penimbangan balita di posyandu mencapai % (Puskesmas Kec., ). Untuk cakupan balita yang mengalami kenaikan berat badan dibagi jumlah sasaran (N/D) yaitu pada balita mencapai 86%.

Puskesmas Pekalongan Kecamatan Pekalongan menargetkan penimbangan balita di posyandu mencapai % (Puskesmas Pekalongan Kec. Pekalongan, ). Dari indikator Keluarga Sadar Gizi memantau berat badan secara teratur, makan beraneka ragam, memberikan ASI eksklusif dengan estimasi odd ratio 7, (artinya balita yang diberi ASI eksklusif berhubungan signifikan dengan status gizi balita, masing-masing ibanding balita yang tidak diberi ASI eksklusif).

dan diikuti vmempunyai masing mempunyai p=0, p=0, dan p=0, Variabel terikatnya adalah pertubuhan berat badan pada balita bulan. Variable diukur dalam waktu bersamaan. Instrumen penelitian ini adalah angket dan timbangan dacin. Data yang diperoleh di tabulasi kemudian dianalisa dengan uji korelasi jenjang yang diungkapkan oleh spearman.

Dengan intervel kepercayaan 95%. · Untuk cakupan balita yang mengalami kenaikan berat badan dibagi jumlah sasaran (N/d) yaitu pada balita mencapai 86%. Menargetkan penimbangan balita mencapai %. Menargetkan penimbangan balita mencapai %. Cakupan Hasil Penimbangan (N/D) adalah: Rata – rata jumlah Balita yang naik berat badan (BB) nya dibagi dengan jumlah balita yang ditimbang di Posyandu kemudian dikali %.

Persentase N/D disini, menggambarkan berapa besar hasil penimbangan didaerah tersebut yang telah tercapai.

Cakupan berat badan balita
Rated 5/5 based on 65 review